8 Musisi Peraih Nominasi Best New Artist Grammy 2024, Ada Ice Spice!

The War plus Treaty

Setiap tahunnya, National Academy of Recording Arts plus Sciences (NARAS) tak pernah absen mengimbuhkan penghargaan bagi insan musik dunia lewat Grammy Awards. Setelah Grammy Awards 2023, ajang penghargaan bergengsi selanjutnya bakal kembali dilaksanakan terhadap Minggu, 4 Februari 2024 di Los Angeles, California, Amerika Serikat.

Namun, layaknya biasa, sebelum Grammy Awards 2024 digelar, pengumuman nominasi menjadi hal yang kudu dilakukan. Pada Jumat (10/11/2023) sementara setempat, sejumlah nominasi udah selesai diumumkan. Dari sekian banyak nominasi, Best New Artist yang dipersembahkan oleh Samara Joy, pemenang Best New Artist tahun lalu, menjadi keliru satu yang paling membetot perhatian.

Diperuntukkan bagi musisi pendatang baru yang dianggap menjanjikan, Best New Artist Grammy Awards 2024 kali ini diramaikan oleh delapan artis berbakat. Siapa saja para musisi yang menguntungkan tersebut? Yuk, lihat daftarnya berikut.

1. The War plus Treaty

The War plus Treaty adalah duo asal Michigan, Amerika Serikat, yang terdiri dari suami-istri bernama Michael Trotter Jr. dan Tanya Blount-Trotter. Terbentuk terhadap 2014, mereka dikenal gara-gara type musik campuran mereka yang mencakup bervariasi genre, dari Americana, soul, gospel, hingga R&B. Duo ini udah mencapai sejumlah prestasi yang drastis di dunia musik.

Beberapa prestasi The War plus Treaty termasuk keberhasilan dua album mereka, yaitu Healing Tide (2018) dan Hearts Town (2020) yang mendapatkan pujian parah gara-gara kebolehan vokal dan harmoni yang mereka sajikan. Mereka termasuk udah tampil di bermacam festival musik bergengsi dan berhasil membangun pengagum yang setia melalui penampilan panggung yang energik dan penuh emosi.

2. Coco Jones

Pada awal kariernya, Coco Jones mendapatkan perhatian melalui penampilannya di Disney Channel. Ia membintangi film televisi berjudul Let It Shine terhadap 2012, di mana ia termasuk menyanyikan beberapa lagu untuk soundtrack film tersebut. Jones termasuk merilis musik secara independen, termasuk beberapa singel dan EP, yang membuktikan kebolehan vokalnya di dalam genre musik yang mencakup pop dan R&B.

Namun, dewi fortuna baru benar-benar berpihak kepadanya sementara ia merilis sebuah EP bertajuk What I Didn’t Tell You terhadap 4 November 2022 lalu. Singel keduanya di dalam album tersebut, yaitu “ICU,” berhasil menjadi entri pertamanya di dalam US Billboard Hot 100. Tak cuma itu, lagu yang berkisah berkenaan interaksi friendzone selanjutnya termasuk dinominasikan di dalam kategori Best R&B Performance di Grammy 2024, lho!

3. Jelly Roll

Jason Bradley DeFord, atau yang lebih dikenal bersama nama panggung Jelly Roll, memulai karirnya di genre hip hop terhadap 2003. Ia merilis beberapa mixtape dan album berdiri sendiri dan juga bekerja mirip bersama rapper-rapper terkenal, layaknya Three 6 Mafia, UGK, 8Ball & MJG, Lil Wyte, dan Struggle Jennings. Namun, terhadap 2021, Jelly Roll memastikan untuk berubah ke genre country, yang merupakan keliru satu efek musiknya sejak kecil.

Keputusannya selanjutnya tak salah. Pada Mei 2022, Jelly Roll mencetak lagu no satu pertamanya di radio rock melalui “Dead Man Walking” yang sesudah itu disusul oleh “Son of a Sinner” yang bercokol di posisi ke-31 di dalam US Billboard Hot 100. Kesuksesan dua tembang yang tergabung di dalam album miliknya yang bertajuk Ballads of the Broken (2022) selanjutnya menginspirasinya untuk merilis Whitsitt Chapel (2023) yang, sekali lagi, mencapai apresiasi besar dari penikmat country.

4. Gracie Abrams

Tak berlebihan rasanya kalau menyebut 2023 sebagai tahunnya Gracie Abrams. Bagaimana tidak, tak hanya mendapat kesempatan untuk menjadi pembuka konser Taylor Swift, The Eras Tour, yang merupakan tur konser terbesar dan tersukses di 2023, anak dari sineas J. J. Abrams ini termasuk mencapai puncak kariernya bersama merilis album perdananya, Good Riddance (2023), yang mengantarkannya mencapai Best New Artist di Grammy Awards 2024.

Album selanjutnya berisi 12 lagu, termasuk “Block Me Out” dan “Difficult”, yang menjadi singel utama. Secara kualitas, Good Riddance mendapat pujian dari para kritikus dan penggemar, yang menganggapnya sebagai karya yang matang dan berani, dan juga menampilkan sisi baru dari Gracie Abrams setelah EP terakhirnya, This Is What It Feels Like (2021).

Lewat album tersebut, Abrams membuktikan kalau ia adalah seniman yang tak kuatir untuk bereksperimen bersama genre dan type musik yang berbeda, dan selamanya menampilkan karya-karya yang orisinal dan berkualitas. Salut banget, deh!

Baca juga:

Gandeng Rich Brian hingga NIKI, Perayaan Ulang Tahun Ke-40 G-Shock “Shock The World” di Bali Berlangsung Meriah

Beberapa Klarifikasi Irish Bella Usai Ammar Zoni Narkoba Lagi

5. Victoria Monét

Alih-alih solois, perempuan kelahiran Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, 32 tahun silam ini lebih dikenal publik sebagai penulis lagu dari sejumlah artis ternama. Sebut saja Ariana Grande, Nas, Travis Scott, BLACKPINK, Fifth Harmony, T.I., Lupe Fiasco, dan Chloe x Halle.

Padahal, sejak 2010, Monét udah melahirkan satu album studio, enam EP, dan 16 single, termasuk album terbarunya, Jaguar II, yang rilis terhadap 25 Agustus lalu. Diatur sebagai anggota ke dua dari EP miliknya yang berjudul sama, Jaguar II berhasil menyabet tujuh nominasi Grammy Awards 2024, termasuk Record of the Year melalui singel ketiganya, “On My Mama.”

Menampilkan efek dari bermacam genre musik, layaknya R&B, disco, funk, soul, dan dancehall, album ini dinilai oleh kritikus sebagai “campuran R&B zaman keemasan dan disko klasik” dan juga pembuktian kalau Monét adalah musisi yang versatile berkat kemampuannya berpindah dari lagu-lagu yang sensual dan berapi-api ke lagu-lagu yang menyentuh dan mengharukan.

6. Noah Kahan

Ketika pertama kali di-tease di TikTok terhadap 2020, musisi beraliran folk-pop ini tak menyangka kalau lagu ciptannya, “Stick Season,” bakal viral 2 tahun kemudian. Pada 2022, lagu selanjutnya menjadi hit radio pertamanya. Bahkan, albumnya, Stick Season (2022), termasuk mengimbuhkan Kahan area di lima besar tangga lagu Billboard, termasuk Top Rock & Alternative Albums, dan menarik perhatian sejumlah musisi kondang, layaknya Kacey Musgraves, Hozier, dan Post Malone, untuk berkolaborasi.

Kahan dinominasikan untuk Best New Artist Grammy Awards 2024 gara-gara ia udah membuktikan bakat, kreativitas, dan orisinalitas yang luar biasa di dalam karyanya. Ia termasuk udah menciptakan koneksi yang kuat bersama penggemarnya melalui lirik-lirik yang personal dan nada yang menyentuh. Penghargaan ini layak ia dapatkan gara-gara sebagai keliru satu artis folk-pop paling menjanjikan sementara ini, Kahan memiliki potensi untuk menjadi legenda di masa depan.

7. Fred Again

Produser rekaman, penyanyi, penulis lagu, multi-instrumentalis, sekaligus DJ asal Inggris ini mulai mengambil perhatian publik terhadap 2018, saat ia ikut menulis dan memproduseri dua lagu yang merajai tangga lagu Inggris, yaitu “Shotgun” oleh George Ezra dan “Solo” oleh Clean Bandit feat. Demi Lovato. Namun, prestasi terbesarnya adalah sementara ia diganjar penghargaan Producer of the Year di Brit Awards 2020 dan menjadi produser termuda yang pernah memenangkan gelar tersebut.

Tak puas hingga di situ, laki-laki bernama lengkap Frederick John Philip Gibson ini selanjutnya memulai sebuah proyek bernama Actual Life, di mana ia menyatukan sampel dari bermacam sumber, layaknya memo suara, klip dari fasilitas sosial, dan musik dari artis lain, dan menggabungkannya menjadi lagu-lagu orisinal. Proyek ini menghasilkan tiga album, termasuk yang terbaru, yaitu Actual Life 3 (January 1 – September 9 2022) yang ikut menyabet Best Dance/Electronic Album di Grammy Awards 2024.

8. Ice Spice

Siapa yang tak mengenal Ice Spice? Yap, dari Gen Z hingga baby boomers, sepenuhnya pasti mengenal sosok rapper berambut ikal ini berkat lagu-lagunya yang sering digunakan sebagai sound untuk video-video viral di fasilitas sosial. Sebut saja “Boy’s a Liar Pt. 2” (bersama PinkPantheress), “Princess Diana” (bersama Nicki Minaj), “Karma” (bersama Taylor Swift).

Tak cuma tenar di medsos, tembang-tembang selanjutnya termasuk masuk di dalam lima besar Billboard Hot 100, menjadikannya artis pertama yang membawa tiga single lima besar di Hot 100 terhadap 2023. Hebatnya, semua itu sanggup diraihnya tanpa memiliki studio album khususnya dahulu—sejauh ini, musisi yang sempat menjadi bintang tamu kejutan di The Eras Tour ini cuma mengeluarkan EP bertajuk Like..? (2023) yang berisi enam lagu.

Karenanya, tak heran kalau surat kabar sekelas The New York Times menjulukinya “Hip-hop’s New Princess” berkat musikalitasnya yang eksentrik. Kamu sendiri gimana, udah mendengarkan semua lagu di dalam EP-nya, belum?

Delapan peraih nominasi Best New Artist Grammy Awards 2024 di atas udah membuktikan potensi dan prestasi luar biasa di dalam dunia musik. Berasal dari bermacam genre, mereka berhasil menciptakan karya yang menginspirasi dan memukau pendengar. Kira-kira, siapa yang bakal menyusul Samara Joy mencapai gelar Best New Artist Grammy selanjutnya, ya?

Artikel yang Direkomendasikan

error: Content is protected !!